Membuat Kolam Bioflok untuk Budidaya Lele Menggunakan Geomembrane

Peluang bisnis budidaya ikan lele sedang digemari, karena mendatangkan keuntungan yang lumayan setiap panen nya. omzet yang ditawarkan mencapai jutaan rupiah saat panen? Bahkan sejumlah petani ikan lele sanggup meraih puluhan juta setiap kali panen.

Terlebih lagi permintaan lele masih sangat tinggi di kota-kota besar. Menurut catatan, kebutuhan lele segar di Jabodetabek setiap hari mencapai 240 ton. Sedangkan saat ini Kebutuhan lele segar ini baru tercukupi 140 ton. Dan untuk kekurangannya para peternak lele dari Bogor memasok kiriman lele hingga 100 ton.Permintaan yang tinggi ini datang dari usaha kuliner, seperti rumah makan, pecel lele tenda, katering, dan kebutuhan lain.

Namun untuk budidaya ikan lele, tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang yang dapat menyebabkan kegagalan. Adapun penyebab umum kegagalan ternak lele, di antaranya:

  1. Kolam yang kurang layak 
  2. Tingginya biaya pemeliharaan kolam 
  3. pH air yang tidak stabil 
  4. Adanya serangan penyakit 
  5. Kualitas benih lele rendah 
  6. Adanya kesalahan pakan
  7. Mahalnya biaya pakan 
  8. Kurangnya promosi

Jika anda ingin beternak lele, namun tidak memiliki lahan yang cukup luas tidak perlu khawatir karena anda dapat menggunakan metode kolam terpal,  kolam terpal memiliki kelebihan daripada kolam beton dan kolam tanah sehingga sekarang ini menjadi metode yang paling banyak digunakan di masyarakat. 

Adapun untuk pembuatan kolam bundar dengan diameter 3 meter, ketinggian 1 meter, yang diisi air setinggi 90 cm mampu menampung 3.000 ekor lele. Bahan untuk membuat kolam terpal juga lebih terjangkau dan mudah didapatkan berupa terpal, rangka besi 6 mili meter, karpet talang, pipa paralon dan lain-lainnya.

Sekarang ini juga dapat menggunakan geomembrane sebagai alternatif pengganti terpal, secara ekonomis geomembrane dinilai lebih efisien karena jangka waktu penggunaannya yang lama. Tipe geomembrane yang cocok untuk menjadi pelapis kolam ikan adalah geomembrane hdpe.

Namun yang perlu diperhatikan petani lele jika menggunakan geomembrane adalah pada waktu pembuatan pastikan dasar tanahnya telah dibersihkan dari benda-benda tajam, sehingga tidak merusak lapisan geomembrane nantinya


Leave a Reply