Branding dan Pengemasan: Salesmanship Diam Produk dan Layanan

Branding adalah praktik yang melibatkan perusahaan atau perusahaan yang memberikan identitas atau nama kepada sekelompok produknya. Tujuan dari branding adalah untuk membuat produk terkenal. Ini juga membuat produk tersebut unik dan berbeda dari produk sejenis lainnya. Nama Merek adalah nama yang diberikan kepada suatu produk oleh perusahaan yang membuatnya. Misalnya, nama merek produk minuman makanan Nestle Company adalah Milo. Nama merek umum lainnya termasuk Baterai Eveready, Toyota, Benz, Nokia, warna poster Mon Ami, krayon Crayola dll. Beberapa produk, selain dari nama merek, juga menyandang nama-nama toko dan perusahaan tertentu yang memproduksi atau menjualnya. Merupakan pelanggaran hukum yang dihukum karena menggunakan nama merek terdaftar orang lain untuk produk Anda.

Di sisi lain, pengemasan adalah istilah kolektif yang mengacu pada semua jenis wadah di mana barang dikemas untuk penanganan, distribusi, dan penjualan yang mudah dan aman. Ini mencakup perancangan dan pengujian kontainer dan mencari bahan yang cocok sebagai paket. Ini biasanya disebut sebagai “Salesman Diam” karena fakta bahwa itu sendiri dapat menjual atau memasarkan produk tanpa kampanye produsen untuk itu. Paket bervariasi. Contohnya termasuk kotak, karton, pembungkus, label, keranjang dll.

Berbagai macam bahan dapat digunakan dalam perancangan dan produksi paket. Beberapa dari bahan-bahan ini termasuk kardus, logam, kaca, plastik, kain, jerami, plastik, Styrofoam dll. Pilihan bahan-bahan ini untuk membangun paket tergantung pada beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut termasuk jenis produk yang dimaksudkan untuk dilindungi oleh paket, pengangkutannya, periode atau durasi untuk menjaga keamanan produk, dll.

Juga, dalam pemilihan bahan yang cocok sebagai paket untuk suatu produk, artis harus mempertimbangkan dengan serius ukuran, bentuk, dan desain produk perusahaan pt Gunung Gilead serta latar belakang pembeli atau kelompok pasar yang dituju. Ini sebagian besar menentukan pilihan bahan yang akan digunakan untuk perancangan dan konstruksi paket.

Paket yang dirancang dan dibangun dengan baik memainkan berbagai peran kunci untuk produk, pabrikan dan bahkan konsumen. Beberapa peran adalah:

1. Perlindungan: Ini melindungi produk dari pengaruh destruktif eksternal seperti air, emisi gas, pembusukan, cahaya, panas dll.

2. Identifikasi: Ini sangat membantu dalam identifikasi produk. Tanpanya orang tidak dapat membedakan antara produk dan pesaingnya. Ini mencegah peniruan produk dan memastikan bahwa standar yang benar dipertahankan.

3. Informasi: Paket yang baik informatif. Ini memberi tahu konsumen tentang cara menggunakan produk, menyimpan, dan memperpanjang umurnya. Ini juga memberi mereka informasi di mana dan bagaimana menghubungi produsen jika mereka memiliki pertanyaan tentang produk.

4. Kenyamanan: Paket membantu dalam kelancaran transportasi produk dari satu tujuan ke tujuan lain tanpa kesulitan. Itu membuat produk mudah dan aman untuk ditangani, dibawa-bawa, disimpan, disimpan, dipajang dan dibuka dengan mudah.

5. Kualitas: Paket yang baik juga meningkatkan kualitas produk. Ini menambah nilai pasar ekstra untuk itu dan memastikan promosi penjualannya.

Ada tiga kategori utama paket. Jenis bahan yang digunakan untuk pembangunan paket, peran yang dimainkannya untuk produk dan masa pakainya membantu kita untuk mengetahui kategorinya.

Paket primer adalah paket pertama yang ada di sebelah produk. Mereka biasanya membungkus dan / atau menyegel produk dan dijual secara terpisah. Contohnya adalah toffee, sebatang cokelat, sekotak korek api, sekotak kapur dan sepasang kaus kaki.

Paket sekunder adalah paket kedua di sebelah produk setelah paket pertama atau primer diterima. Barang-barang yang dikemas secara individual ini disatukan (kadang-kadang dalam lusinan) ke dalam wadah besar sebagai unit untuk pasar. Oleh karena itu wadah besar adalah paket MUJIZATQQ. Contoh paket sekunder termasuk karton susu, peti mineral (Fanta) dan satu bungkus kopi yang dibungkus.

Paket tersier adalah paket ketiga di sebelah produk setelah paket sekunder menjadi satu unit. Contohnya adalah karton / kotak permen sachet. Paket tersier memberikan perlindungan utama untuk produk dan membantu dalam menyampaikannya secara kolektif dari satu tempat ke tempat lain.


Leave a Reply