Beginilah Tips serta Langkah Jual Rumah Over Credit

Lakukan penjual-belian rumah yang masih ada dalam proses KPR bukan suatu yang susah. Di artikel ini, kami akan kumpulkan dengan komplet langkah jual rumah over credit buat Anda yang mungkin sedang merencanakan untuk jual rumah KPR Anda sekarang ini. Telah terdapat beberapa keringanan yang ditawarkan dari bermacam bank untuk Anda masalah ini, serta pada intinya penjualan rumah semacam ini ialah hal yang biasa dikerjakan serta benar-benar memberikan keuntungan faksi penjual atau faksi konsumen.

Apa Itu Rumah Over Credit?

Sebelum berubah ke langkah jual rumah over credit, sebaiknya Anda mengerti selanjutnya tentang rumah over credit terlebih dulu. Arti over credit pada intinya mengacu pada perpindahan utang rumah yang telah berjalan dalam suatu bank ke bank lain. Dengan jadi utang baru di lain tempat, bunga yang dipakai juga beralih ikuti bunga masih utang baru yang lebih rendah dibanding bunga mengambang yang dipakai utang berjalan. Over credit ini digerakkan seperti satu utang baru.

Baca Juga : Ruko dijual di tangerang

Karena terdapatnya trek record pembayaran di bank awalnya, proses kesepakatan credit umumnya bertambah cepat dalam memandang permintaan over credit. Tetapi, hal ini bergantung dengan performance pembayaran credit awalnya, sebab bila Anda seringkali terlambat membayar ditambah lagi sampai lebih dari 60 hari, Sebaiknya anda memperhitungkan kembali atau menanti sesaat sebelum ajukan over credit supaya diterima pengajuannya oleh bank.

Mengawali Proses Jual Rumah Over Credit

Langkah jual rumah over credit pertama dengan mengalkulasi jumlahnya uang yang akan dibayarkan, seperti nilai jual rumah, besaran saldo utang inti, serta tersisa angsuran bulanan yang perlu dibayar oleh konsumen rumah yang akan di take over. Sediakan dokumen-dokumen penting dengan komplet untuk kepentingan kontrol bank serta konsumen. Yakinkan semua resmi serta rumah sedang tidak ada dalam perselisihan.

Dokumen-dokumen itu meliputi:

  • Foto copy IMB
  • Foto copy PBB yang telah dibayar
  • Foto copy bukti pembayaran cicilan
  • Buku tabungan asli dengan info nomer rekening untuk pembayaran cicilan
  • Data jati diri penjual serta konsumen, contohnya KTP, Kartu Keluarga, NPWP, Slip Upah Paling akhir, Surat Info Kerja, serta buku nikah
  • Akta jual beli untuk peralihan hak atas tanah serta bangunan
  • Surat kuasa berisi kesepakatan untuk melunasi tersisa utang atau angsuran pemilik rumah over credit ke bank, hingga, faksi bank akan memprosesnya serta mengatasnamakan konsumen jadi penanguung jawab untuk pembayaran angsuran seterusnya
  • Foto copy kesepakatan credit yang telah dibikin serta di tandatangani oleh konsumen
  • Foto copy sertifikat dengan stempel bank jadi bukti sertifikat ini telah selamat step perizinan ke bank

Leave a Reply